Home / Regional / Jawa Tengah / Masjid Agung Darussalam Purbalingga

Masjid Agung Darussalam Purbalingga

Masjid Agung Darussalam Purbalingga adalah sebuah masjid agung yang berada di Kabupaten Purbalingga Provinsi  Jawa Tengah. Masjid Agung Darussalam ini diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah dan dipugar oleh Bupati Purbalingga, Drs. Triyono Budi Sasongko, MSi. Dengan arsitektur yang mengadopsi Masjid Nabawi di Madinah dan berdaya tampung hingga 2500 orang.

Masjid ini berada di kawasan tengah kota Purbalingga tepatnya di depan Alun-Alun Purbalingga. Alamat tepat masjid ini adalah Jalan Jambu Karang Nomor 1 Purbalingga.

Bangunan masjid yang menjadi kebanggan masyarakat Purbalingga ini memiliki ciri khas yang menonjol. Gaya arsitektur masjid Agung Darussalam Purbalingga ini memang unik dan juga megah. Pada saat renovasi pada tahun 2002 hingga 2004, masjid Agung Darussalam Purbalingga ini dibangun dengan konsep memadukan  antara arsitektur Jawa dan Timur Tengah. Sehingga ketika dipandang sekilas akan mengingatkan kita kepada keberadaan masjid Nabawi yang ada di Madinah, namun juga memiliki ciri khas Jawa berupa kubah berbentuk limas. Ya,  Masjid ini mempunyai atap utama yang berbentuk limas bersusun tiga yang berwarna hijau dan juga mempunyai kubah berwarna putih di bagian depannya. Di samping kiri kanan masjid mempunyai menara yang menjulang tinggi bernuansa masjid Nabawi.

Masjid Agung Darussalam Purbalingga
Masjid Agung Darussalam Purbalingga Tampak dari Alun-Alun Purbalingga.

Masjid Agung Darussalam Purbalingga dibangun pada tahun 1853 Masehi atau 1269 Hijriyah oleh seorang ulama setempat yang bernama K.H. Abdullah Ibrahim. Pembangunan dilakukan di atas tanah seluas 5.500 meter persegi. Sampai dengan saat ini masjid tersebut telah mengalami renovasi sebanyak lima kali. Yaitu asing-masing pada tahun 1918, 1960, 1970, 1980-1985 dan terakhir pada tahun 2002-2004. Dana yang dialokasikan pada rehab terakhir tahun 2002 mencapai 2 miliar rupiah.

Masjid Agung Darussalam Purbalingga menjadi salah satu media pemersatu umat. Berbagai aliran atau ormas Islam menggunakan masjid Agung Darussalam Purbalingga untuk saling bersilaturahmi dan beribadah bersama tanpa memandang perbedaan dari setiap kelompok Islam yang ada di Purbalingga.

Mirip Masjid Nabawi

Menara Masjd Agung Darussalam Purbalingga
Menara Masjd Agung Darussalam Purbalingga.

Bagian depan Masjid Agung Darussalam Purbalingga dibuat hampir menyerupai Masjid Nabawi di Madinah. Mulai dari kubah, menara, kemudian halaman masjid juga dibuat identik dengan Masjid Nabawi sebagai tempat suci nomor dua bagi umat Islam setelah Masjidil Haram di Mekah.

Sebagai salah satu ikon kota Purbalingga, Masjid Agung Darussalam Purbalingga juga pernah dibuatkan lagu yang menceritakan tentang masjid Agung Darussalam Purbalingga ini.

Lagu tersebut berjudul Masjid Agung Darussalam yang dinyanikan oleh penyanyi lokal Dedy Pitak. Lagu dengan nuansa banyumasan tersebut terdapat dalam album Purbalingga Mbangun yang merupakan kumpulan lagu-lagu tentang purbalingga.

Masjid Agung Darussalam Purbalingga
Masjid Agung Darussalam Purbalingga Tampak Depan.

 

Bagian dalam mimbar Masjid Agung Darussalam Purbalingga terdapat 99 nama Allah atau Asma’ul Husna melingkar mengelilingi kubah.

Bagian dalam serambi Masjid Agung Darussalam Purbalingga.
Bagian dalam serambi Masjid Agung Darussalam Purbalingga.

 

Masjid Agung Darussalam purbalingga selain digunakan untuk menjalankan ibadah shalat, juga sering digunakan untuk araca-acara keagamaan lainnya seperti pengajian rutin, bahkan pernikahan.

Facebook Comments

About Hartanto

Check Also

harga cabai mahal

Harga Cabai Mahal, Tukang Bakso Dianiaya Pembeli

Mahalnya harga cabai di pasaran menimbulkan banyak akibat baik secara langsung maupun tidak langsung. Salah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *